Archive for the ‘Kata Pejuang’ Category


Aku seorang anak Palestina,
Aku telah membiarkan kelaparan ini selama berhari-hari,
Dan kini telah berminggu-minggu,
Saya melihat di tempat lain,
Banyak anak tertidur di tempat tidur mewah mereka,
Dengan buaian Ibu mereka yang hangat di sisinya,
Menyanyikan lagu-lagu untuk mereka,
Sekali mereka bangun di pagi hari,
Mereka memiliki permainan dan bermain
Tapi saya …?
“Saya bermain dan menunggu kematian!”

More
Last Updated on Friday, 16 July 2010 03:16

Berpijak pada bumi
Menatap pada langit
Bersikap Futuristik
Diiringi shalawat Nabi, di ilhami langkah Mushodiq

Hati terisi, kalam ilahy
Otak terasah langkah ahli sunnah

Dalam setiap jeda kehidupan
Tak ada yang lain di hati

More
Last Updated on Friday, 16 July 2010 03:16

Asslamu’alaikum Wr.wb.

Teruntuk Saudaraku terkasih….

Ini adalah untaian kasihku padamu …

Pengingat kita tuk pegang janji pada Ilahi …

Buah kegalauan atas hidup dan kehidupan di dunia fana ini ..

Semoga memberi kebaikan kita semua …

——***—-

Sesak dada semakin terasa, melihat manusia sudah tak punya asa, melihat keangkuhan penguasa yang semakin menggurita dan merasa tak berdosa. Nyata sudah tak lagi menghiraukan azab Allah SWT terjadi dimana-mana. Dari Tsunami hingga gempa bumi, banjir membuat rakyat pada ngacir, duka nestapa dimana-mana, hilang akal, hilang rasa, hilang harga diri.

More
Last Updated on Friday, 16 July 2010 03:17

Sesungguhnya Aku adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Aku kembali. (Qs. Al-Baqarah (2) : 156)

Kesadaran yang paling mendasar yang telah hilang dari kebanyakan manusia adalah kesadaran bahwa diri ada yang memiliki. Sloganisme atau jargonisme tentang HAM, Liberalis, atau Eksistensialis telah menjadikan virus-virus ganas yang mengerogoti urat nadi manusia untuk menjadikan Aku adalah Aku, Aku adalah pikiranku (bila aku berpikir tuhan itu ada maka dia ada, tapi bila aku berpikir tuhan tidak ada maka dia tidak ada), Aku adalah tubuhku (aku hidup karena ketampananku atau kecantikanku maka aku kaya atau senang karena aku tampan atau cantik, tubuhku adalah milikku), Aku adalah karyaku (kebahagianku adalah karena prestasiku).

Fir’aun-fir’aun besar atau kecil menyebar dimana-mana di segala segmen dan lapisan masyarakat yang telah oragan bin sombong menyatakan Aku adalah Rabb.

More
Last Updated on Sunday, 21 February 2010 01:51